INFO YANG DITERBITKAN MUNGKIN SEADANYA PADA TARIKH DITULIS. TARIKH DITULIS TIDAK SAMA DENGAN TARIKH DITERBITKAN. PERTAMBAHAN ATAU PERUBAHAN TERHADAP INFO TERSEBUT DITULIS DAN DITERBITKAN PADA TARIKH-TARIKH YANG SETERUSNYA. Contoh: 'ORANGNYA' DITERBITKAN DAHULU TETAPI 'CERITANYA' DITERBITKAN KEMUDIAN. SILA BANTU MEMBANTU SESAMA SENDIRI dalam MENCARI keturunan, keilmuan dan ketuhanan.
SIAP 3/26/15 rUKUN iSLAM (Kulit)
SAMBUNG 3/26/15 tUJUH cONTOH fITNAH
[Belajar Al Quran]

20151009

Pawang Nong, Imam Ali, Hang Lipo, Cheng Ho dan Hang Nadim

Salamun,,,tuan@puan ahli bait@ahli waris nusatara...

pawang nong bin tengku putih bin tengku umar bin wan ahmad.
pawang wok bin tengku umar bin wan ahmad,
mereka adalah adik-beradik.

pawang kadir bin imam awang bin imam kasim@mangku kasim bin komeng@tengku azlan bin wan ahmad.

imam ali@tengku ali@raja muda ali bin wan ahmad.
mereka dua beradik seibu seayah,
pupu kepada orang kaya lela bin bahaman[ibu adik beradik][orang besar berlapan].

hang lipo itu anak saudara benar laksamana cheng ho [anak kakaknya].
bini tok kadok adalah adik laksamana cheng ho.

hang nadim bin laksamana cheng ho.
dari keluarga maharaja china islam.
[kilaf@kias]
   
Anonymous
on 12/17/14

11 comments:

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

dan tidaklah kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak mereka itu orang-orang yang kekal.

sesungguhnay telah kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang didalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. maka apakah kamu tiada memahaminya?

maka tatkala mereka merasakan azab kami, tiba-tiba mereka lari tergesa-gesa daripadanya.

janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu, supaya kamu ditanya.

sebenarnya kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. dan kecelakaanlah bagimu desebabkan kamu mensifati.

apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain nya? katakanlah:" tunjukkanlah hujjahmu!" ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku. sebenarnya kebanyakan mereka tiada mengetahui yang hak, kerana itu mereka berpaling.


dan telah kami jadikan dibumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu goncang bersama mereka, dan telah kami jadikan dibumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

dan kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda yang terdapat padanya.

tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.




ada dalam kalangan mereka-mereka itu, bersalah laku dengan tidak sengaja menfitnah ayat-ayat al quraan.mereka bersangkaan terbalik atau songsang, bacaannya betul sebaliknya niatnya buruk,maka menjadi fitnah. dan mereka akan dikifarahkan denga azab yang perit didunia lagi.

dan ada juga dari mereka-mereka itu dengan sengaja melakukan perkara buruk keatas orang lain dan mahluk allah yang lain dengan menggunakan ayat-ayat al quraan, mereka-mereka itu di keji mahluk lain sehingga mereka kembali kejalan yang sebenar. mereka juga akan dikifarahkan semasa didunia lagi.

apabila mahluk-mahluk itu mengadu kepada allah yang mereka dizalimi dan difitnah oleh manusia dari kalangan mereka -mereka.mereka leka serta lalai dengan nikmat dunia dan sengsara dunia. menjadikan mereka bersangka buruk atau jahat kepada mahluk allah yang selain dari mereka.

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok."apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?", padahal mereka adalah orang-orang yang ingkar mengigati allah yang maha pemurah.

manusia telah dijadikan tergesa-gesa. kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda ku. maka janganlah kamu minta kepada ku mendatangkannya dengan segera.

katakanlah:"siapakah yang dapat memelihara kamu diwaktu malam dan siang hari daripada yang maha pemurah?" sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati tuhan mereka.

dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab tuhanmu, pastilah mereka berkata:"aduhai,celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang-orang yang menganiaya diri sendiri".

kami telah memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat,maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. dan jika hanya seberat biji sawipun pasti kami mendatangkannya. dan cukuplah kami menjadi orang-orang yang membuat perhitungan.

dan al quraan ini adalah suatu kitab yang mempunyai berkah yang telah kami turunkan. maka mengapakah kamu mengingkarinya?.




dan dalam kalangan mereka-mereka itu, ada diantaranya menjadi pengacau atau batu api yang suka melihat masyarakat huru-hara atau kucar-kacir.

apakah ,dah tak ada urusan selain dari itu? dan tidakkah mereka-mereka itu membaca akan sejarah yang telah lepas dari kalangan menusia sebelum mereka.akan akibatnya keatas diri-diri manusia pengacau itu. dan adakah mereka itu tidak mahu memahami atau ego dengan kepandaian diri yang tak seberapa. apakah mereka yang berkuasa atau allah yang lebih berkuasa keatas mereka-mereka itu.

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

diantara manusia itu ada orang yang membantah tentang allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syaitan yang sangat jahat.

yang telah menetapkan syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya keazab neraka.

(sebahagian ayat);hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan maka sesungguhnya kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemuadia dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan,

yang demikian itu,kerana sesungguhnya allah, dialah yang hak dan sesungguhnya dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya allah maha kuasa atas segala sesuatu.

dan diantara manusia ada orang-orang yang membantah tentang allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab yang bercahaya,

dan diantara manusia ada orang yang menyembah allah dengan berada ditepi; maka jika ia memperoleh kabajiakan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang, rugilah ia didunia dan diakhirat. yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.





dalam kalangan mereka-mereka itu sekarang ini, ada yang tersasar dari yang sebenarnya dalam menterjemahkan. sesungguhnya mentafsir ayat-ayat al quraan itu adalah hak kepunyaan allah semata-mata,dan manusia hanya layak membuka kilafnya al quraan sahaja dengan izin dan kebenaran allah juga.

dan apabila mereka telah membuka kilafnya ayat-ayat itu(mereka hanya dilayakkan meminjam sahaja),apabila selesai urusan nya mereka maka hendaklah mereka menutupnya kembali dan memulangkan kembali kepada yang empunya hak mutlak. agar ayat-ayat itu tidak tercemar atau terseleweng dan ia dilindungi oleh allah(ampunya ayat dan huruf).

apakah mereka-mereka itu merasakan,mereka telah betul-betul memahaminya akan isi al quraan itu?

perkara ini ibaratnya seperti; bumi dengan langit(tidak siapa diantara mahluknya yang mengetahui perihal; akan isi bumi itu,akan isi langit itu, dan akan isi diatara keduanya bumi dengan langit itu).

hanya allah yang maha mengetahuinya, semuanya itu adalah hak mutlahnya termasuk lah diri dan nyawa manusia itu sendiri.

Anonymous said...

inshaallah. kami danmereka,

barangsiapa yang menyangka bahwa allah sekali-kali tiada menolongnya didunia dan akhirat,maka hendaklah ia merentangkan tali kelangit,kemudian hendaklah ia melaluinya,kemudian hendaklah ia fikirkan apakah tipudayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.

apakah kamu tiada mengetahui,bahwa kepada allah bersujud apa yang ada di langit, dibumi,matahari,bulan,bintang,gunung,pohon-pohon,binatang-binatang yang melata dan sebahagian daripada manusia? dan banyak diantara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. dan barangsiapa yang dihinakan allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. sesungguhnya allah berbuat apa yang dia kehendaki.

dengan ikhlas kepada allah,tidak mempersekutukan sesuatu dengan dia. barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau ditrbangkan angin ketempat yang jauh.

daging-daging untu dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai allah, tetapi ketakwaan daripada kamulah yang dapat mencapainya. demikianlah allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengangungkan allah terhadap hidayahnya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

orang-orang yang jiaka kami teguhkan kedudukan mereka dimuka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma'ruf; dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada allah lah kembali segala urusan.

maka apakah mereka tidak berjalan dimuka bumi, lalu mereka menpunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang denga itu mereka dapat mendengar? kerana sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang didalam dada.




dalam kalangan mereka-mereka itu, mereka telah membuat pagar atau dinding dari ayat-ayat al quraan bagi melindungi diri mereka yang kononnya melindungi dari buatan orang atau sihir. dan yang sebenarnya mereka tidak yakin dengan perlindungan allah, yang menyebabkan mereka -mereka itu menyalahkan guna ayat-ayat al quraan bagi kepentinagan diri mereka.

dan mereka-mereka itu telah di kutuk oleh mahluk-mahluk allah yang lain oleh kerana mereka itu telah menyekat rezeki, laluan serta anugerah allah kepada mahluk yang lain. dan dikalangan mahluk allah yang lain itu, ada yang kelaparan serta kehausan dan ada yang di sekat laluan perjalanan mereka.

cuba mereka-mereka itu dan kita masukkan diri kedalam gua yang pintunya ditutup rapat dari luar,tiada makanan serta minuman dan tiada udara,tiada cahaya matahari yang sampai menembusi dinding dan pintu gua. bergitu juga lah keadaannya kepada mahluk-mahluk allah yang lain itu bila mereka-mereka sekarang ini berbuat bergitu. berfikirlah dengan akal yang telah disempurnakan.

kecuali mereka-mereka itu benar-benar akan mencabar allah. dan akan sampai azab yang mereka cabar itu, dan azab itu benar-benar akan sampai kepada mereka. seperti manusia dan kaum nabi yang sebelum mereka.kaum musa,kaum nuh,kaum luth, kaum saleh.

pintu pengampunan itu luas, dan kembalilah kejalan yang sebenar, kalau mereka-mereka itu berfikir.

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

barang siapa mencari yang disebalik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.

dan orang yang-orang yang memelihara sembahyangnya.

dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati dari tanah.

kemudian kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kukuh.

dan sesungguhnya kami telah menciptakan diatas kamu tujuh buah jalan; dan kami tidaklah lengah terhadap ciptaan.

(sebahagian ayat);dan kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran;

(sebahagian ayat);dan pohon kayu keluar dari thursina.

(sebahagian ayat;dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu,

(sebahagian ayat);dan sesungguhnya kami telah mengutuskan nuh kepada kaumnya,

nuh berdoa:"ya tuhanku, tolonglah aku, kerana mereka mendustakan aku."

sesungguhnya pada itu benar-benar terdapat beberapa tanda, dan sesungguhnya kami menimpakan azab.

kemudian, kami jadikan sesudah mereka umat yang lain.

(sebahagian ayat);lalu kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri,

rasul itu berdoa:"ya tuhanku, tolonglah aku kerana mereka mendustakanku.

maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak dan kami jadikan mereka sampah banjir,maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim.

kemudian kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain.

(sebahagian ayat);kemudian kami utus rasul-rasul kami berturut-turut.

kemudian kami utus musa dan saudaranya harun dengan membawa tanda-tanda kami, dan bukti yang nyata.

(sebahagian ayat);dan telah kami jadikan putera maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi,

sesungguhnya ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan aku adalah tuhanmu, maka bertakwalah kepada ku.



ini adalah sebahagian dari kilaf-kilaf dari ayat-ayat al quraan. dan apakah mereka-mereka itu memahami dan mengerti?

beribadah dan membuat kebajikan hanya kerana allah(kerana takut nya kepada allah dan bukannya untuk mendapatkan pahala),dan tidak membuat kerosakan serta kezaliman kerana takutnya dia kepada allah(bukan kerana takutnya mendapat dosa).

maka, datang dari mana pulak yang mereka sebut-sebut kan itu;" saham akhirat", apa yang mereka telah jadikan terhadap diri mereka itu?.

mereka itu hamba kepada allah?, atau mereka menjadi hamba kepada pahala?

dan mereka itu takut kepada allah?, atau mereka itu menjadi takut kepada dosa?

maka kan, mereka-mereka itu semuanya berilmu dan waras akal fikirannya.


Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

kemudian mereka menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecacan.tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka.

maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu.

apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang kami berikan kepada mereka itu,

kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? tidak, sebenarnya mereka tidak sedar.

sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati kerana takut akan tuhan mereka,

dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat tuhan mereka,

dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan tuhan mereka

dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, sesungguhnya mereka akan kembali kepada tuhan mereka,

mereka itu bersegara untuk mendapat kebaikan=kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehinya.

kami tidak membebani sesorang melainkan menurut kesanggupannya, ada pada sisi kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.

tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan selain darpada itu, mereka tetap mengerjakanya.

hingga apabila kami timpakan azab kepada orang-orang yang hidup mewah diantara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong.

sesungguhnya ayat-ayat ku selalu dibacakan kepada kamu sekalian, maka kamu selalu berpaling ke belakang.

dengan menyombongkan diri terhadap al quraan itu dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya di waktu kamu bercakap-cakap dimalam hari.




ini lah kilaf kepada seluruh manusia.(dari ayat-ayat al quraan itu sendiri)

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

katakanlah:"kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?"

mereka akan menjawab:"kepunyaan allah". katakanlah:"maka apakah kamu tidak ingat?"

katakahlah:"siapakah yang empunya langit yang tujuh dan yang empunya arsy yang besar?"

mereka akan menjawab:"kepunyaan allah". katakanlah:"maka apakah kamu tidak bertakwa?"

katakanlah:"siapakah yang ditangan nya berada kekuasaan sedang dia melindungi,tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari nya, jika kamu mengetahui?"

mereka akan menjawab:"kepunyaan allah">katakanlah:"maka dari jalan manakah kamu ditipu?"

sebenarnya kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.

yang mengetahui semua yang ghaib dan semua yang nampak, maka maha tinggilah dia dari paa yang mereka persekutukan.




dalam kalangan mereka-mereka itu, adakah yang terlepas pandang atau sengaja tak memandang?,(allah telah sumpurnakan islam,al quraan dan urusan rasulullah) sedangkan al quraan ini telah disempurnakan semasa nabi muhammad saw pada 1400 tahun yang lepas.

mereka-mereka itu tidak menjaga akan urusan yang telah disempurnakan oleh rasulullah saw, dan macammana pulak mereka kata mereka sebagai pemegang amanah serta pewaris nabi, dan mereka kata mereka itu mengikut dan mengamalkan sunnah nabi.( amanah nabi mereka tak jaga dan tak sempurnakan).dan ikut celah mana mereka kata mereka cinta rasul.

Anonymous said...

inshaallah. kamidan mereka,

sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu. tiap-tiap sesorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. dan siapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.

sekiranya tidak ada kurnia allah danrahmat nya kepada kamu semua didunia dan diakhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar tentang berita bohong itu.


diwaktu kamu menerima berita bohonh itu dari mulut kemulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. padahal dia pada sisi allah adalah besar.

dan mengapa kamu tidak berkata, diwaktu mendengar berita bohong itu:"sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. maha suci engkau, ini adalah dusta yang besar".

allah memperingatkan kamu agar kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jiak kamu orang-orang yang beriman.

dan allah menerangkan ayat-ayat nya kepada kamu. dan allah maha menngetahui lagi maha bijaksana.

sesungguhnya orang-orang yang yang ingin agar perbuatan yang amat keji itu tersiar dikalangan orang-orang yang beriman,bagi mereka azab yang pedih didunia dan diakhirat. dan allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

dan sekiranya tidaklah kerana kurnia allah dan rahmat nya kepada kamu semua, dan allah maha penyantun dan maha penyayang.

dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan diantara kamu bersumpah bahwa mereka akan memberi kepada kaum kerabat, orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan allah, dan hendaklah mereka mamaafkan dan berlapang dada. apakah kamu tidak ingin bahwa allah mengampunimu? dan allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang.

dan sesungguhnya kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.




dalam kalangan mereka-mereka itu sekarang ini, berasa seronok dengan keji mengeji(dapat balas membalas diantara mereka dihalayak ramai),dan membuat perbuatan yang dilarang oleh rasulullah saw.

pada sangkaan mereka perbuatan mereka itu terbatal dengan setakat memohon ampun dari allah. dan sebaliknya, pengampunan itu satu rahmat dari allah kepada hamba-hambanya. dan perbuatan keji mereka-mereka itu tetap dikifarahkan, bagi melupuskan salah laku mereka-mereka itu semasa hidup.

maka mereka didenda atau dikifarahkan sebelum ajal mereka sampai, kecuali mereka-mereka yang syirik dan kufur atau yang memilih jalan yang diharamkan.dan mereka itu pula dikenakan hukum didunia dan diakhirat.

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

allah cahaya langit dan bumi.perumpamaan cahaya allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang didalamnya ada pelita besar.pelita itu didalam kaca kaca itu seakan-akan bintang seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula disebelah barat,yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupuntidak disentuh api. cahaya diats cahaya, allah membimbing kepada cahaya nya siap yang dia kehendaki, dan allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan allah maha mengetahui segala sesuatu.

dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana ditanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. dan didapatinya allah disisinya, lala allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan allah adalah sangat cepat perhitungannya.

atau seperti gelap gulita dilautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang diatasnya ombak, diatasnya awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, tiadalah dia mengeluarkan tangannya, barangsiapa yang tiada diberi cahaya oleh allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.

tidakkah kamu tahu bahawasanya allah: kepada nya bertasbih apa yang dilangit dan dibumi dan burung dengan mengembangkan sayapnya. masing-masingnya telah mengetahui sembahyang dan tasbihnya, dan allah maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.

dan kepunyaan allah lah kerajaan langit dan bumi dan kepada laah lah kenbali.

tidaklah kamu melihat bahwa allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antaranya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlan olehmu hujan keluar dari celah=celahnya dan allah menurunkan ais dari langit, dari gunung-gunung,maka ditinpakan nya ais itukepada siapa yang dikehendaki nya dan dipalingkan nya dari siapa yang dikehendaki nya. kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.

allah mempergantikan malam dan siang. sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.

dan allah telah menciptakan smua jenis haiwan dari air,maka sebahagian dari haiwan itu ada yang berjalan diatas perutnya dan sebahagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebahagian berjalan dengan empat kaki. allah menciptakan apa yang dikehendaki nya, sesusngguhnya allah maha kuasa atas segala sesuatu.

sesungguhnya kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. dan allah meminpin siapa yang dikehendaki nya kepada jalan yang lurus.




dan ada dalam kalangan mereka-mereka itu, yang sebenarnya tidak membaca al quraan, sebaliknya hanya menyebut huruf perkataan dan ayat-ayat al quraan itu sahaja semata-mata, dan mereka berbangga dengan yang demikian itu mereka katam berkali-kali. dan mereka leka dengan pekerjaan mereka itu. sampai lupa kebenaran yang sepatutnya dikerjakan oleh mereka-mereka itu, mereka sendawa kenyang dan bukan sendawa syukur. dan kalau mereka memmikirkan nya dengan akal yang telah disempurnakan.

dan kepada saudara kami yang sebelum ini, mereka katakan bercakap perkara kulit sahaja(tidak kepada hal isi), ini kami berikan hal-hal isi nya yang datangnya diambil dari dalam al quraan sendiri,yang dahulunya di bacakan dan di perjelaskan sendiri oleh nabi muhammad saw. tidak kah mereka-mereka itu ada mata dan telinga dan hati?

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

apakah dalam hati mereka ada penyakit,atau mereka ragu-ragu ataukah takut kalau-kalau allah dan rasul nya berlaku zalim kepada mereka? sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim.

dan mereka bersumpah dengan nama allah sekuat-kuat sumpah, jika kamu suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. katakanlah:"janganlah kamu bersumpah, kataatan yang sebenarnya. sesungguhnya allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan".

katakanlah:"taatlah kepada allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajipan rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajipan kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu, dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu memdapat petunjuk. dan tidak lain kewajipan rasul itu melainkan menyampaikan dengan terang".




dalam kalangan merka-mereka itu, atas sebab terlalu lama mereka tidak menjalankan tugas kifayah dan tugas ain, menyebabkan mereka telah lupa bagaimana amanah yang mereka pegang itu hendak dijalankan, dan mereka kebanyakannya hanya bercakap,bercakap dan bercakap semata-mata, dan sebahagian lagi dari mereka pula hanya mendengar,mendengar dan mendengar semata-mata. dan amanah yang mereka-mereka pegang tetap juga tidak dijalankan dengan alasan tidak faham dan tidak tahu amanah apa.

makakan macammana pulak mereka kata mereka tak faham dan tak tahu, sedangkan boleh dikatakan pada setiap malam mereka berkitab dan membaca al quraan.

jadi nya apa yang sebenarnya yang mereka hadap pelajari, dan apa yang mereka bacakan setiap kali dalam solat?

cinta itu hanya sampai apabila mengenal, dan begitu juga lah kepada iklas,hanya sampai apabila mengenal dan faham. untuk cinta dan iklas, amanah perlu dilaksanakan.

tak mengenal dan tak faham, macammana boleh kata kita cinta dan kita iklas kepada allah dan rasul. kenal diri dan kenal allah serta kenal rasul lalu faham akan kenal itu. dan baru lah boleh berkata; cinta allah dan cinta rasul.

Anonymous said...

inshaallah. kami dan mereka,

katakanlah:"al quraan itu diturunkan oleh yang mengetahui rasia dilangit dan dibumi. sesungguhnya dia adalah maha pengampun lagi maha penyayang.

perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perbandingan-perbandingan tentang kamu, lalu sesatlah mereka, mereka tidak sanggup jalan.

bahkan mereka mendustakan hari kiamat. dan kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat.

apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.

dan suatu hari allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain allah, lalu allah berkata:"apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan?"

mereka menjawab:" maha suci engkau, tidaklah patut bagi kami mengambil selain engkau pelindung, akan tetapi engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingati; dan mereka adalah kaum yang binasa

maka sesungguhnya mereka telah mendustakan kamu tentang apa yang kamu katakan maka kamu tidak dapat menolak dan tidak menolong, dan barangsiapa diantara kamu yang berbuat zalim, niscaya kami rasakan kepadanya azab yang besar.

dan kami tidak mengutuskan rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan dipasar-pasar, dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. mahukah kamu bersabar?; dan adalah tuhan mu maha melihat.




dan ada dalam kalangan mereka-mereka itu tanpa sedar,yang menghalang diri mereka dengan halangan dari menerima cahaya.mereka membuat pagar yang tebal lagi kukuh sehinggakan angin pun tidak dapat menembusi dinding yang mereka itu buat.

mereka yang sebenarnya bukan melindungi dari musuh, sebaliknya mereka memejarakan diri mereka sendiri, sehingga ayat al quraan tidak dapat melembutkan hati mereka. oleh kerana ayat al quraan yang mereka gunakan sebagai pendiding atau pagar itu di salah niatkan. dan mereka tidak pernah dan tidak pula reti untuk membuka pagar itu.

alangkah aibnya kelakuan mereka-mereka itu. jika mereka memikirkannya dengan akal yang telah disempurnakan.