KAEDAH KAJIAN DAN SANDARAN TERJEMAHAN AL-QURAN

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Setiap hasil pemikiran, pemerhatian, tinjauan, kajian, atau analisis tertakluk kepada kebenaran dan logik pada waktu ia dirangka, dan bukan pada garis waktu penerbitan. Kaedah dan skop yang digunakan adalah: PERTAMA Epistemologi Islam Bersepadu dengan aplikasikan pendekatan rekonstruktif (Tajdid) dan analisis sosio-historis (Kontekstual) secara dekonstruktif-evaluatif (Kritikal) serta tematik-konseptual (Analitikal) bagi membezakan ayat yang jelas(Muhkam) dan yang samar (Mutashabihah). KEDUA Sandaran utama terjemahan adalah : Terjemahan Pimpinan Ar Rahman JAKIM Malaysia. Terjemahan Indonesia dan Brunei juga diberi perhatian. Serta Tafsir Tarjuman al-Mustafid (Abad ke-17): Karya Syeikh Abdurrauf al-Fansuri al-Singkili dari Aceh yang disunting (tashih) olah Syeikh Ahmad al-Fatani tahun 1884M dan dicetak di Istanbul, Turki. KETIGA. Menjaga hukum syarak yang terikat dengan Asbabun Nuzul, Hadis Sahih, Sunnah Rasulullah dan sahabat yang empat. Kami usahakan tadabbur untuk gali dimensi pemikiran falsafah ilmu dan mukjizat intelektual Al-Quran. KEEMPAT. Kaedah Mantuq (makna tersurat) dan Mafhum al-Mukhalafah (makna sebalik) digunakan dengan terikat kepada pematuhan syarat minimum serta maksimum. Had ini bagi mengawal proses ijtihad supaya tidak tersasar, tidak terlebih, dan tidak tersalah faham maksud sebenar firman Allah dan sabda Rasulullah.
Showing posts with label Salasilah Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Salasilah Keluarga. Show all posts

20170101

Cantuman Jalur Nahkota Dollah dan Imam Bonjol



SUSUNAN 1

Ismail b Ali b Noh b Awang [Maziah bt Hussin] 
{{Anak Ali: + Halijah = Ismail, Zaharah, Abu Seman } { + Soadah = Siti Juahir }}
{Anak Noh: Ali [Zainab ?] [Halijah], Hussin [Sepiah], Wah [Idris b Hussin] }
| 
Halijah Bt Abdul Rahman [Ali b Noh] {Anak Halijah: Ismail, Zaharah & Abu Seman}
| 
Abdul Rahman - [ 1 Yang Sebenar] [2 .. mak Aki Awang n Yusoh] [3 Wan Siwa Lebak Janda - tiada anak] [4 ... mak Acik Baha] [5 ... mak - Mak Cik Zah n Mak Cik Yah] [6 ... mak. Kuala Berang - Mak Cik Rohani IM Kuantan]
|
Rearah b Peda - Kg Peragap (Pawang) [Isteri ?]
{ Ar, Muhammad, Hassan, Sulaiman, Kelsum. }
|
Pada - Zakat dari Buntut Pulau kepada Awang Ahmad (Cina)
|
Dato Abdul Rahman - Selangor
|
Nakhoda Dollah - Cina Islam yang mengembangkan Islam

---
SUSUNAN 2 
Maziah bt Hussin b Noh [Ismail b Ali]
|
Wok Sepiah [Hussin b Noh] {Anak Hussin: Intan, Maziah, Halijah}
|
Imam Tahir b Ngah [Rokiah binti Yusoh]
|
Imam Ngah
|
Imam Rok
|
Imam Maazi - Membina Masjid Sanggang di kawasan Rumah Mat Dewa
|
Imam Tahir
|
Imam Jebeh
|
Imam Lang
|
Imam Bonjol - 1772-1864 Ahmad Syahab b Khatib Bahauddin, meninggal di Sulawesi

20140502

Sayid Ali-Tuan Mandak-Panglima Mandak

Tumpang bertanya mengenai Sayid Ali - Tuan Mandak..
Menurut saudara mara dari sebelah pihak saya berasal dari keturunan sayid ali yang digelar Panglima Mandak..
Adakah kedua2 ini orang yang sama..
Harap dapat mengetahui serba sedikit mengenai susur galur keturunan..

20140330

Moyang Ngah Mat Aseh dan Ngah Mat Arif

Moyang saya bernama Ngah Mat Aseh. Bapa moyang saya Ngah Mat Arif berasal dari Chenor Pahang. Bapa moyang saya buka Kampung Ara Panjang di Kuala Kangsar Perak.

Akmald Deen

---------------------------------------
Mohon sesiapa yang dapat membantu Saudara Akmald Deen sudi menambah sediakit sebanyak cerita yang berkaitan dengan:
- Ngah Mat Aseh
- Ngah Mat Arif
- Kampung Ara Panjang di Kuala Kangsar Perak

20140303

Pertemuan Waris Pagar Ruyung Raub dengan Raja Alam Pagar Ruyung Sumetara. (4)

Pertemuan bersejarah yang menghimpunkan waris keturunan Raja Alam Pagar Ruyung, Sumatera Barat yang berada di Malaysia dan Indonesia diadakan di Kampung Pintu Padang, Raub, Pahang, Malaysia pada Pada  16 hb. Julai 2003 bersamaan 16 hb Jamadil Awal 1424 Hijrah.

Berikut adalah kata-kata Yang Amat Mulia, Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Pagar Ruyung, Dato’ Haji Sultan Muhammad Taufiq Thaib SH., DPTJ ( NS ) Tuanku Muda Mahkota Alam.

Bersyukur kepada Allah SWT atas izin Kudrat dan IradatNya pada hari ini kita hadir bersama-sama di majlis yang berbahagia ini dalam rangka satu pertemuan yang bernuansa “Historys” dan pertemuan yang bernuansa ” Zilaturrahmi” antara keluarga besar Pagaruyung yang masih berada di kampung halaman baik di Pagaruyung, Padang Unang di Luak Lima Puluh dengan zuriatnya yang berada di Raub Pahang ini.

Oleh karena itu, sepatutnya kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur yang tidak terbatas ke hadrat Allah SWT, karena “Benang Sutra” yang terputus beratus-ratus tahun lamanya, kini sudah tersambung kembali. Karena Allah SWT, menyayangi orang yang menyambung kembali zilaturrahmi apalagi menyambung zuriat dan Allah sangat memurkai orang yang memutuskan zilaturrahmi apalagi memutuskan sesama zuriatnya.Alhamdulillah kita tidak termasuk golongan yang kedua, tetapi insyaAllah golongan yang pertama.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh kakanda Tengku Mustapha telah disampaikan tadi, mulai tahun 1992 sudah datang ke Minangkabau, bahkan sudah sampai ke Padang Unang, tapi dari pihak keturunan nenek datuk kita Tengku Khairul Alam Syah tidak dijumpai keterangan pada waktu itu, dan dari pihak ibu beliau sudah dijumpai keterangannya yaitu di Tanjung Alai.
Tanjung Alai adalah Tengku Muda dalam kedudukannya di Kerajaan Padang Unang, Raja Muda dari Padang Unang adalah mereka bersaudara, satu keturunan, tetapi tidak mungkin di dalam satu kerajaan ada dua raja, adiknya diangkat menjadi Raja Muda di Tanjung Alai. Antara Tanjung Alai dengan Padang Unang itu ibarat dua sisi, dua muka mata wang, tetapi satu.

Sedangkan hubungannya dengan Pagaruyung bilamana pada zaman awal dari berdirinya Kerajaan Pagaruyung pada tahun 1343 Masehi, SRI PADUKA ADITHA WARMAN balik dari Majapahit ke tanah asal Ibundanya di Minangkabau, beliau di sambut oleh Datuk Temenggung BUNGA SETANGKAI SUNGAI TARAB, kemudian di kahwinkan dengan keponakan Datuk Temenggung ini dan di sefakati oleh Aditha Warman di angkat menjadi Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Pagaruyung.

Dahulu Pagaruyung belum bernama Pagaruyung, tetapi masih bernama NAGARI ULAK TANJUNG BUNGO . Hanya empat persukuan pada waktu itu iaitu:
Suku Padang Datar
Suku Mandailing
Suku Nan Sambilan dan
Suku Nan Ampek.

Oleh niniak- mamak yang berempat ini di berikanlah tapak untuk membangun istana di Pagaruyung yang tersebut di dalam “suku” iaitu di Kampung Dalam. Kampung Dalam itu bukan bererti satu lokasi kecil, tetapi Kampung Dalam itu meliputi Tiga Balai, Kampung Dalam artinya “KRATON” atau Istana. Dibangunlah istana pertama di kaki Bukit Batu Patah. Kemudian dipindahkan ke Balairung Serinya atau tempat dia bermusyawarah dan memerintah di Balai Gudam.

Kemudian setelah beberapa waktu memerintah, ada ancaman keamanan dari Utara ( Batak ) maka Yang Dipertuan Aditha Warman ini mengirim salah satu puteranya untuk menjadi Raja di Padang Unang sekarang ini.
Kenapa bernama PADANG UNANG? Pada waktu meneroka tapak istana di Padang Unang sekarang ini, mereka berhenti di suatu hamparan tanah pada malam hari, maka terlihat di cahaya kegelapan banyak binatang Kunang-Kunang yang bersinar, maka oleh karena itu dinamakan “PADANG UNANG”. Maka di situlah putera Aditha Warman, iaitu SRI VIJAYA ANANGGA mendirikan istana dan membuat Kerajaan Padang Unang, untuk menghambat musuh yang datang dari tanah batak.

Kemudian keturunan dari Anangga Warman ini pada akhirnya tidak mempunyai anak yang layak menjadi Raja, mungkin ada anak. Kalau keturunan Raja-Raja dahulu tentu abang Tengku Mustapha dan abang Tengku Kamaruzzaman yang berhak menjadi Raja itu. Walaupun dia anak Raja, tetapi ditenguk dahulu siapa ibunya. Kalau orang dahulu mencari seorang Raja memang ditilik segala hal.

Karena tidak ada yang patut menjadi Raja, kembali di jemput ke Pagaruyung. Maka di kirimlah pada waktu itu seorang Putra Raja yang bergelar Yamtuan Bagindo Soripado, gelar yang sudah di kembalikan kepada abang Tengku Puji.

Kemudian keturunan Yamtuan Bagindo Soripado ini telah beberapa kali keturunan tidak ada pula yang layak menjadi Raja. Yang ketiga kalinya bersama dengan pengiriman Raja Melewar ke Sri Menanti, di kirim lagi seorang Raja ke Padang Unang dari Pagaruyung. Itulah keturunan-keturunan yang ada sekarang ini.

Boleh jadi pada waktu RAJA MELEWAR dikirim ke Sri Menanti, sebelumnya dari Pagaruyung dikirim seorang pembesar Pagaruyung bernama Raja Khatib, untuk mempersiapkan penabalan Raja Melewar menjadi Yang Dipertuan Sri Menanti. Bilamana Raja Khatib sampai di Negeri Sembilan mungkin dia di sambut dan di alu-alukan, sehingga berubah niat di dalam hati yang semula di tugaskan mempersiapkan penabalan Raja Melewar. Kemudian beliau mengaku bahwa beliaulah yang diutus menjadi Yang Dipertuan, sehingga sempat Raja Khatib ini menjadi Raja. Khabar ini di sampaikan ke Pagaruyung, maka segeralah Raja Melewar ke Sri Menanti.

Dan mungkin pada waktu itu diperkirakan kekuatan Raja Melewar tidak cukup, maka di mintalah ke Padang Unang sebagai tambahan pasukan. Sampai pasukan itu di Sri Menanti, berbeda cerita yang saya terima dengan yang di sampaikan Tuanku Padang Unang tadi, TUANKU TENGKU KHAIRUL ALAM itu bukan melarikan diri dari Padang Unang, bahkan dikirim ke Sri Menanti untuk membantu Raja Melewar menghadapi Raja Khatib dengan 40 orang hulubalang. Sesampainya beliau di Sri Menanti, di dapati Raja Khatib terbunuh dan keadaan sudah aman…..

Inilah sedikit sekilas sejarah,……
Kemudian keturunan dari Tengku Khairul Alam ini menetap di Raub. Itu secara garis besarnya, tetapi tentu di dalam sejarah ada pariable-pariablenya yakni bunga rampainya. Kami fikir tidak tahu/ kurang arif maka abang-abang di sinilah yang lebih tahu memahami dan mengetahui sejarah disini.

Jadi artinya hubungan dengan Pagaruyung dengan Raub ini melalui Padang Unang yang datang ke sini adalah cucu-cucu Raja Pagaruyung yang ada di Padang Unang, dari Padang Unang ke Sri Menanti dan dari Sri Menanti ke Raub.

SUMBER:
http://suprizaltanjung.wordpress.com
OLEH
SUPRIZAL TANJUNG

20140218

Asal Usul penduduk Kampung Gua, Kuala Lipis, Pahang

Assalamualaikum
Tuan

Mohon jasa baik pihak tuan sekira nya tuan tahu maklumat berkenaan
Imam Muda
Bin
Imam Rahmad
Bin
Imam Dahari
Bin
Imam Lali
yang menetap di Kampung Gua, Kuala Lipis.

Kerjasama tuan amatlah di hargai
Sekian Terima Kasih

-------------------------------
Harap sesiapa yang ada maklumat disini, sama-sama kita berkongsi info.

20140213

Tok Mat Jahat - Aki Tunggal Samad

Assalamualaikum,
Saya Adnan berasal dari Sungkai Perak
yang letaknya hanya di pisahkan oleh banjara TitiWangsa.

Pertanyaan
Saya adakah berlaku penghijrahan atau apa bentuk migrasi
Orang-orang Pahang ke Sungkai?
sebab
dari lengguk perbualan
dan loghat hampir
sama dengan orang-orang di Sungkai ini..

gelaran seperti Aki dan sebagainya masih digunakan di sini.

Soalan seterusnya

adakah nama Tok Mat Jahat terselit dimana mana?

Di Pahang umpamanya...
nama ini pernah di sebut dan 'soreh" oleh arwah bapak saya Aki Tunggal Samad.
terima kasih saya ucapkan ..

BIDAN KEPET - BIDAN TEKAH @ BIDAN HITAM.

Asslammualaikum.. saya juga sedang mencari susur galur keluarga.
Harap tuan dapat memeberikan sedikit sebanyak maklumat berkenaan susur galur saya (sekiranya tahu).

Kalau di Jeratut (PEDAH)nyet2 perempuan saya adalah
seorang bidan yg bernama BIDAN KEPET

dan telah berkahwin dgn

saudagar (PANGLIMA ANDEK @ ANDAK)@ (NAKHODA LAMAT @ NAMAT)
dari seberang yg berdagang ke Pahang.

Setelah berkahwin mereka telah menetap di Pulau Tawar.
Setelah perang saudara berlaku mereka telah berpindah ke Chenor dan
seorang lagi keluarga terdekat telah pindah ke Pekan.

Di Chenor lahirlah seorang lagi bidan iaitu BIDAN TEKAH @ BIDAN HITAM..

TERIMA KASIH DIATAS SETIAP MAKLUMAT YG AKAN DIBERIKAN.

012-9518416 - YUSRI

20140127

Berikut adalah maklumat yang diterima oleh Laman Pahang. Harap ada pihak yang dapat membantu.
----------
Saya
Rahmat bin Abdullah bin Awang Kechik@Malek bin Mohamad,

Emak saya
Ameyah binti Haji Daud,
Saberiah binti Haji Daud adik kepade emak saya

Daud bin Salleh @ Haji Daud bin Mat Salleh,

Dari cerita emak saya Saudara saya
Moyang saya Mat Salleh mula membuat rumah di sebuah Kuala sungai..Sungai Lebam..seberang Sungai Pahang dari Kampung Salong..dapa tahun 1888@1818 saya pun tak ingat dah cerita emak saudara saya

Toki saya dikenali dengan gelaran Orang Kaya Haji Daud.
tambahan.seorng
pawang tanah
pawang buaya...

Rumah yang ada di Sungai Lebam dipagil rumah besar..(Mukin Penyor).
Menjadi tempat persinggahan orang sebelah hulu bermalam.

Sbelum sampai ke pekan..dalam tahun 1940 1980
Haji Daud ada miliki sebuah bot@tokang yg besar..boleh memuatkan 4 keluarga semasa banjir besar tahun 1971..
Bot itu dipanggil Cantik Manis.

Untuk pertanyaan @ info 0199725447

----------

20140121

Berikut adalah perkongsian yang diterima.
Harap ada yang dapat membantu
----------
Saya nak bertanya tentang penghulu Ahmad b Khatib Bakar Kelola.

arwah moyang saya pernah menjadi penghulu di Kelola
iaitu
 Hj Ismail terus kepada
datuk saya Hj Abdul Rahman.

Almarhum ayah saya Dato Hj Abdul Hamid b Hj Abdul Rahman,
mantan Ketua Hakim Syarie Pahang yang pertama.

saya kini cuba menjejak susur galur belah ayah saya. 

pertolongan tuan amat dihargai.

hubungi saya di ihtishamuddinhamid@gmail.com

20140117

Lebai Shariff anak Tok Lebai Ali (Rawa Tanah Seberang)

 Pihak kami telah menerima pertanyaan berikut. Mohon jasa baik waris-waris Tok Lebai Ali atau pihak yang ada cerita, sudi membantu.
----------
Saya dari kuala kangsar.  
Kebetulan saya terbaca lamanpahang ini dan saya dapati banyak data berkisar kepada sejarah orang rawa yang berhijrah ke tanah melayu. 

Diwaktu yang sama keluarga saya kini cenderung untuk mengetahui salasilah yang tidak tahu punca apa tah lagi galurnya. Jika lamanpahang dapat membantu saya huraikan sedikit maklumat di sini.  Saya difahamkan dari keturunan lebai shariff di sebelah opah. mengikut catatan yang ada lebai shariff adalah anak kepada tok lebai 'ali dari tanah seberang (rawa). Lebai shariff dengan beberapa orang saudaranya telah meninggalkan tanah seberang atas konflik dalaman dan berhijrah ke tanah melayu. Di tanah melayu mereka telah berpecah merantau ke Selangor, Perak dan Pahang.  Jika ahli lamanpahang mempunyai maklumat mohon memberi petunjuk kapada saya.
 
Terima kasih, bantuan dan kerjasama sangat saya hargai.
 
Salam
---------- 
Mohon juga kepada yang bertanya supaya bercerita tentang latar belakang dan kisah-kisah dongeng yang berkaitan dengan   Lebai Shariff anak Tok Lebai Ali. Pihak kami bimbang ada seorang lagi Shariff bin Ali tetapi tidak memakai gelaran Lebai.

20120606

Majlis Tahlil Di Tapak Bersejarah Masjid Tok Mengkarak

MAJLIS TAHLIL TERBUKA DI TAPAK BERSEJARAH MASJID TOK MENGKARAK
(Kawasan Perkuburan Islam Kampung Mengkarak)

Tarikh:
14 Julai 2012 (Sabtu)

Masa:
8.00 pagi hingga 12.30 tengahari

Tempat:
Perkuburan Islam Kampung Mengkarak. Bersebelahan Masjid Kampung Mengkarak, Bera, Pahang.

Anjuran: Perkim Daerah Bera Usahasama: JKKK Kg. Mengkarak dan AJK Masjid Kg. Mengkarak

ATURCARA
8.00 pagi -  Pendaftaran peserta/waris Tok Mengkarak

8.45 pagi -  Ketibaan tetamu jemputan - Pegawai Daerah Bera, Pegawai Agama Islam Daerah Bera, Pengerusi Perkim Daerah Bera, Penghulu, Ketua Kampung Mengkarak, Pengerusi AJK Masjid Mengkarak

9.00 pagi -  Tahlil bermula (Diketua oleh Pegawai Agama Islam Daerah Bera)

9.30 pagi - Jamuan ringan

10.00  pagi - Gotong-royong membersih kawasan kubur Tok Mengkarak

12.30 tengahari - Majlis Tahlil dan gotong-royong bagi menghargi Tok Mengkarak Tamat
Sumber gambar: mediaguai.blogspot.com

TUJUAN
1. Mengenang jasa dan perngobanan Tok Mengkarak dan kumpulan ulamak dan pendakwah zaman dahulu dalam menegakkan dan menyebarkan Islam.
2. Mengeratkan siratul rahim dan ukhwah Islamiah dikalangan waris Tok Mengkarak secara khusnya dan umunnya orang Melayu
3. Mengumpul senarai nama waris-waris keturunan Tok Mengkarak supaya dapat menyediakan dokumen senarai waris-waris keturunan Tok Mengkarak.
4. Mengumpul cerita-cerita lisan tentang Tok Mengkarak supaya dapat ditulis oleh mereka yang berminat..

Penganjur mengalukan-alukan kedatangan semua waris Tok Mengkarak yang berada di Bera, di Pahang, di Malaysia, di Nusantara dan diseluruh dunia.


SUMBANGAN
Penganjur juga sudi menerima bantuan ikhlas, Sumbangan derma boleh disalurkan ke:

AKAUN BANK RAKYAT: JKK KAMPUNG MENGKARAK
no akaun : 22-010-105754-1).

Atau

Ketua Kampong/Tok Empat Kampong Mengkarak iaitu ENCIK ROSLI BIN MOHD YUNAN  (no tel:019-9762553) Atau setiausaha JKK Kampung Mengkarak ENCIK MOHD SARIF BIN SULAIMAN.
-----------------------------
JURAI KETURUNAN TOK MENGKARAK

Sultan Baa Kilap Alam pagar ruyung. Ada dua anak dari ibu. (     ).sultan Muhammad@suji dibilang dan adik perempuan(                 ).
*sultan baakilap dan parameswara adalah berwaris
#Sultan Muhammad@suji dibilang
##Adik beradik perempuan (               )

#Sultan muhammad@Suji dibilang khawin dengan anak perempuan batin saridun temerloh.ada anak perempuan (        ) kawin dengan zainal abiding (kepayat negara)[isteri ke3]. Ada 3 anak, shabudin, sharudin dan maradah.

*sultan zainal abidin (Kepayat Negara).isteri 
[1] siti zubaidah. Ada anak,  Isteri
[2] waris jelebu. Ada anak .

+++orang besar berempat indera pahlawan dari susur keturunan zainal abiding kepayat Negara.

Shahbudin khawin dengan mardiah anak perempuan hj. Ismail bugis@tok bangau(2)

*tun@raja@hj. Ismail bugis (anak raja makasar)@tok bangau(2) khawin dengan anak tun selehudin@tok bangau(1) bin tun abd samad@bendahara pettani (3).[susur dari tun perak@bendahara Melaka]

Shahrudin kawin 
isteri [1]waris toksetia kerdau. Tiada anak. 
Isteri [2] waris bukit segumpal chenor.ada anak (              ).

Maradah khawin dengan panglima bagus bin dato matang [perak].

*panglima bagus bin dato matang [perak] bersusur kepada tun telanai bin tun perak@bendahara Melaka.

##adik perempuan(                 ) khawin dengan gurunya syekh hasim@nur bayan. Ada anak, dzol bayan@tok mengkarak[1]
*nur bayan  ini ayah nya arab(ahli bait) dan ibunya (          )
Dzol bayan@tok mengkarak[1]Khawin (           ).ada anak lima orang, 
tok mengkarak[2],tok adam, imam muda mamat,seri kampung dan seri pagi@bulan.

Tok mengkarak [2] kawin dengan (           ),  ada anak disengkarak.( cari susur orang tiga beradik negeri Sembilan)

Tok adam kawin dengan (                ), ada anak, khatib buruk.susur turunnya panglima maman

Imam muda mamat@keramat buntut pulau khawin dengan (              ), ada anak, tok paus//tok awas@orang besar berempat, indera sengara yang pertama]

Seri kampong khawin dengan tok jambi. Ada anak, (                   )

Seri pagi@seri bulan khawin dengan tok malik, ada anak, (                      )

*tok malik bin tun abd samad@bendahara pettani [3],dia membuka kubang pasu dikedah.

+++Orang besar berempat indera segara dari susur keturunan tok kebayan@tok mengkarak [1]

Tok batin sungkai @imam sahadan@ panglima dewa sahadan adalah sepupu kepada tok mengkarak dua. Dia adalah ayah kepada puteri hijau yang berkhawin dengan raja acheh.

Panglima Abdullah@dollah kancil adalah dari susur  imam sahadan.
-----------------------------

Sumber gambar: saja53.blogspot.com

HARAPAN
Marilah waris-waris semua berkumpul dengan semangat satu hati.

Kalau ada yang terguris hati ... buangankan
Kalau ada yang menyimpan dendam ... buangankan
Kalau ada yang rasa terkilan ... buangankan
Kalau ada yang bermegah ... buangkan
Yang jauh atau dekat ... kita sama sahaja
Yang besar atau kecil ... kita sama sahaja
Yang kaya atau miskin ... kita sama sahaja
Yang berpangkat atau bertongkat ... kita sama sahaja

Banyak kita satukan
Satu kita banyakkan

LINKS RUJUKAN
(padam)

MAKLUMAN KEHADIRAN
Melalui makluman kehadiran, pihak penganjur dapat membuat jangkaan jumlah ahli waris yang akan hadir. Mungkin dapat disediakan sedikit makan minum dan mungkin juga ada sedikit cenderahati kenangan untuk dibawa balik

Boleh nyatakan dibawah (klik pada 'comments') jika anda atau kumpulan anda berminat untuk hadir. Anda boleh nyatakan (1) Nama kumpulan (2) Dari mana (3) Jumlah kehadiran.

Sekian, Terima kasih.

20110320

KADI IBRAHIM



Suji Bilang - Sahibudin - Tuk Long - Tuk Mas - Hawa

Suji Bilang - Mediah - Indang - Ngah - Hurairah - Kadi Ibrahim

[Kadi Ibrahim] = dayang ( Wahid Berhala Gantang) = Yaakub ( Dr. Munir Kerdau) = Jusoh ( Datuk Sharif Jelam) = Haji Khatib (Ramelah Teluk Sentang) = Wok Awang ( Hamidah Lipis) = kosong (Razak Pekan) = Manja (Maimon Bintang)

SUMBER
Buku Sejarah Islam Pahang

20110318

IMAM PERANG TEH SANGGANG 1810-1900


Petikan dari [sejarahislampahang.blogspot.com]

"Imam Perang Teh Sanggang adalah merupakan Orang Besar Berlapan Negeri Pahang sekitar tahun 1880an. Nama beliau sebenar ialah Teh atau kerapkali digelar “Imam Teh”. Anak kepada Kadi Abu Bakar sebagai ketua di daerah tersebut. Kedudukan Imam Teh masih lagi dibawah kekuasan Orang Kaya Temerloh, tetapi beliau seorang yang sangat bijaksana dalam soal-soal politik sehingga kadangkala kedudukannya melebihi kedudukan Orang Kaya Temerloh."

SALASILAH KETURUNAN IMAM PERANG TEH
Tuk Sahibudin 1650-1700
|
Siti Sapor Sanggang
|
Kadi Abu Bakar 1770-1840
|
Imam Perang Sanggang Imam Teh 1810-1900
|
Penghulu Sanggang Pertama
Penghulu Noah
|
Penghulu Sanggang Kedua
Penghulu Mat


Tuk Sahibudin 1650-1700
|
Mediah Bangau
|
Sulaiman 1740-1810
|
-putus-
|
-putus-
|
Penghulu Sanggang Ketiga
Hamdan Yusuf

SUMBER
Buku Sejarah Islam Pahang

20110316

DATUK PANGLIMA BAGUS


Tun Perak 1460
|
Tun Telanai 1500
|
Datuk Matang 1540
|
Panglima Bagus 1700
|
Inding
|
Ngah

[Ngah] = Khatib Hassan = Yaakub = Abdullah = Talhah


[Khatib Hassan] = Kadi Ibrahim 1800 (Haji Taib - Ishak) (Said - Jusuh- Datuk Sarit)

[Yaakub] = Zainal Abidin (Sitam 1900 - Haji Hasanuddin) (Ali - Sulaiman Ketua Kg Berhala Gantang)

[Abdullah] = Kadi Ahmad 1900 - Mohd

SUMBER
Buku Sejarah Islam Pahang

20110314

Tuk Shahbudin 1650-1770 Sekitar Berhala Gantang


Datuk Perkasa 1600
|
Datuk Suji Bilang 1640
|
Tun Zainal Abidin 1680
|
Tuk Sahibudin 1720
|

[Tuk Sahibudin 1720] Tuk Long = Tuk Baada = Sulaiman = Tuan Teh = Kadi Nong

[Tuk Long] Tuk Emas = Tuk Hawa = Kadi Ibrahim

[Kadi Ibrahim] dayang (Sharifah) = Teh (Ahmad)

[Tuk Baada] Imam Sham = Tuan Guru Haji Mat Ali (Salleh - Abd Rani) = Zainal (Sopian - Mat Nor)

[Tuk Baada] Imam Shamsuddin = Imam Busu = Imam Chik = Nong Tahir = Taib

[Tuk Sahibudin 1720] = Sulaiman = Abdullah Sabudin = Hassan = Said

[Tuk Sahibudin 1720] =Tuan Teh = Lebai Andak = Usiah = Haji Chu = Hussain = Silong

[Tuk Sahibudin 1720] =Kadi Nong = Musai = Darus = Ahmad = Tahir

SUMBER
Buku Sejarah Islam Pahang

20110312

TUK SHAHIBUDIN 1650-1770



Tuk Sahibudin = Datuk Suji Bilang 1640 = Tuk Zainal Abidin 1680 = Tuk Shahibudin 1720 = Tuk Long = Tuk Emas = Tuk Hawa = Kadi Ibrahim Sharifah = Yaakub = Prof. Madya Abd Munir Kerdau

Tuk Sahibudin = Datuk Suji Bilang 1640 = Tuk Zainal Abidin 1680 = Tuk Shahibudin 1720 = Tuk Baada = Imam Sham = Tuan Guru Haji Mat Ali = Zainal = Sopiah = Tuan Guru Hj Hasanuddin Balai Gantang

Tuk Sahibudin = Datuk Suji Bilang 1640 = Tuk Zainal Abidin 1680 = Tuk Shahibudin 1720 = Tuk Baada = Iman Shamsuddin = Imam Busu = Chik = Imam Nong Tahir Kuala Semantan

Tuk Sahibudin = Datuk Suji Bilang 1640 = Tuk Zainal Abidin 1680 = Tuk Shahibudin 1720 = Kadi Bakar = Imam Perang = Penghulu Noah = Penghulu Mat Sanggang

20110310

Datuk Perkasa


TARSILA DATUK PERKASA

Datuk Perkasa
|
Suji Bilang Tg Keramat = Imam Bayam Mengkarak (tuk Kaya Abas -Tuk Kaya Ya - Tuk Kaya Jaafar - Haji Long NS)
|
[Suji Bilang Tg Keramat] Zainal Abidin & Norsiah (Tuk Sahi Aboi Chenor - Tuk Shahibudin 1650 1770 -- Imam Baada -- Imam Sham) = Mendiah & Panglima Bagus (Indang - Ngah - Kadi Ibrahim 1820/1918)

SUMBER
Buku Sejarah Islam Pahang

20110308

Salasilah Orang Besar Pahang Daerah Chenor, Mengkarak & Temerloh



Salasilah Orang Besar Pahang Daerah Chenor, Mengkarak & Temerloh.

Sultan Be Kilap Alam @ Sultan Abu Bakar 1550

Yang Dipertuan Raja Alam 2 1616 = Suji Bilang 1590 = Raja Samik Raja Ibadat = (anak perempuan)

[Suji Bilang 1590] Zainal Abidin 1630 = Tun Adam (Gajah Menda) = Tun Saban (Paroi N.S.) = Tuk Banum (Chenor) = Tuk Ahmad (Jelai) = Tuk Senik (N.S.)

[anak perempuan] Tuk Derma Putra (Tuk Mengkarak) = Tuk Kaya Abas = Tuk Kaya Ya = Tuk Kaya Jaafar

[Zainal Abidin 1630] Shahibudin =Shahidin 1660-1750

[Shahibudin] Tuk Long (Kadi Ibrahim - Datuk Sharif) = Kadi Bakar (Imam Perang Teh - Penghulu Noh)

[Shahidin 1660-1750] Tuk Noor & Penghulu Kamal (Hj. Hamzah - Wok -Teh - Tan Aminuddin Exco Pahang) = Abd Rahman & Juara (Khadi Buruk - Hj. Hussain - Dato Abd Aziz SUK Pahang) = Teh Dayang = Tuk Tubi

SUMBER
Buku Sejarah Islam Pahang