KAEDAH KAJIAN DAN SANDARAN TERJEMAHAN AL-QURAN

PERTAMA Epistemologi Islam Bersepadu dengan aplikasikan pendekatan rekonstruktif (Tajdid) dan analisis sosio-historis (Kontekstual) secara dekonstruktif-evaluatif (Kritikal) serta tematik-konseptual (Analitikal) bagi membezakan ayat yang jelas(Muhkam) dan yang samar (Mutashabihah). KEDUA Sandaran utama terjemahan adalah : Terjemahan Pimpinan Ar Rahman JAKIM Malaysia. Terjemahan Indonesia dan Brunei juga diberi perhatian. Serta Tafsir Tarjuman al-Mustafid (Abad ke-17): Karya Syeikh Abdurrauf al-Fansuri al-Singkili dari Aceh yang disunting (tashih) olah Syeikh Ahmad al-Fatani tahun 1884M dan dicetak di Istanbul, Turki. KETIGA. Menjaga hukum syarak yang terikat dengan Asbabun Nuzul, Hadis Sahih, Sunnah Rasulullah dan sahabat yang empat. Kami usahakan tadabbur untuk gali dimensi pemikiran falsafah ilmu dan mukjizat intelektual Al-Quran.

20250928

iskandar Zulkarnai disebelah nusantara timur [versinya]

senarai nama dan gelarannya kepada berketurunannya anak cucu cicit cuit gamit kebawahnya iskandar zulkarnai, disebelah nusantara timur [versinya]

[dari izin allah. inshaallah diperbentangan kepada tuanpuan]


- adipurta

- inderaputra

- wali tujuh tanah melayu

- puteri tujuh/ulit mayang/bidan tujuh/...

- merong mahawangsa

- anak daik bercabang tiga

- hang tuah dan lima bersaudara

- sultan mahmud melaka

- sultan mahmud mangkat dijulang

- megat teraweh

- tun saban

- megat panji alam

- wan empok/wan malini

- mak syeh subakih

- demang lebar daun[mak atau ayah, tak pasti]

- dijawa; tak pasti nama

- di boneo; tak pasti nama

- di sumatra; tak pasti nama

- dimakasar; tak pasti nama


[masih ramai nama dan gelaran yang tidak dapat dikenal pasti; maaf; kami akan senaraikan jika dapat di kesan nama/gelarannya mereka]



inshaallah;

19:05

20250921

Belajarlah jadi diri sendiri

Melayu bukan BERKIAS

Melayu adalah KIAS

Belajarlah jadi diri sendiri

Jangan lihat Melayu dari mata orang bukan Melayu 

Lihat Melayu dari mata orang Melayu sendiri


Inshallah;

10:21