PERINGATAN

Pada setiap negeri dijadikan pembesar-pembesar yang jahat agar melakukan tipu daya di negeri itu. Perbaikilah diri, keluarga, masyarakat dan pembesar kamu adalah kunci utama untuk Allah SWT memperbaiki negeri kamu.

20260713

12:53 Apakah nafsu yang diber rahmat oleh Allah SWT?

SOALAN

Surah Yusuf 12:53 : kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Apakah nafsu itu?

JAWAPAN AI

Nafsu yang diberi rahmat dalam Surah Yusuf ayat 53 berdasarkan konteks "إلا ما رحم ربي") merujuk kepada Nafsu al-Mutma'innah (jiwa yang tenang/dijaga). Ia adalah nafsu yang telah disucikan, diberi perlindungan, dan taufik oleh Allah daripada melakukan kejahatan, serta cenderung kepada ketaatan, iman, dan kebaikan, menjadikannya selamat daripada hasutan nafsu ammarah. [Quran.com]

SOALAN 

Adakah anda ingin saya huraikan lebih lanjut mengenai: Cara mendapatkan "nafsu yang diberi rahmat" tersebut menurut tafsir?

JAWAPAN AI

Berdasarkan tafsir Surah Yusuf 12:53, "nafsu yang diberi rahmat" (nafsu mutmainnah) dicapai melalui pertolongan Allah (taufik) setelah seseorang berusaha bersabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, menjaga pandangan, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kokoh. Rahmat ini melindungi jiwa daripada dorongan kejahatan (nafsu ammarah). 

[Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau +1]

Berikut adalah cara-cara menurut tafsir:

Memohon Pertolongan & Rahmat Allah: Mengakui kelemahan diri dan sentiasa memohon perlindungan Allah daripada godaan nafsu.

Sabar dalam Ketaatan: Teguh berpegang pada perintah Allah walaupun menghadapi ujian berat, seperti Nabi Yusuf (AS).

Menjauhi Tempat Maksiat: Menghindari situasi atau tempat yang boleh membawa kepada perbuatan dosa.

Menjaga Pandangan (Iffah): Memelihara kesucian diri daripada perkara yang diharamkan.

Meningkatkan Ketakwaan: Menguatkan iman dan kesedaran spiritual (muraqabah) terhadap Allah. 

[Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  +1]

Secara ringkasnya, nafsu tersebut diperolehi dengan usaha (ikhtiar) diri untuk taat, diikuti dengan rahmat dan keampunan Allah yang menyucikan jiwa. 

[Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau +1]

Sebagai kesimpulan, rahmat Allah bukanlah sesuatu yang ditunggu secara pasif, tetapi ia "dijemput" melalui ketaatan, kesabaran, dan pergantungan sepenuhnya kepada-Nya (Tawakkul). 

This is for informational purposes only. AI responses may include mistakes ________________

SILA KLIK ' COMMENTS ' 



No comments: