KAEDAH KAJIAN DAN SANDARAN TERJEMAHAN AL-QURAN

PERTAMA Kaedah kajian adalah : Peluasan Epistemologi Pemikiran (Tajdid) dan Analisis Sosiohistoris (sejarah kemasyarakatan) dalam meneliti terjemahan Al-Quran Secara Kritis serta Analitis; satu Tugasan Ilmiah bagi Memahami Kelompok Ayat Yang Jelas (Muhkam) dan Yang Samar (Mutashabihah). KEDUA Sandaran utama terjemahan adalah : Terjemahan Pimpinan Ar Rahman JAKIM Malaysia. Terjemahan Indonesia dan Brunei juga diberi perhatian. Serta Tafsir Tarjuman al-Mustafid (Abad ke-17): Karya Syeikh Abdurrauf al-Fansuri al-Singkili dari Aceh yang disunting (tashih) olah Syeikh Ahmad al-Fatani tahun 1884M dan dicetak di Istanbul, Turki.

20170202

Moyang 16 Semantan

moyang 16 semantan[badok]:
[anak-anak muhammad sikal];
[anak perempuannya] tok muluk bersuamikan tun kudus bin bendahara abd samad pattani[keluarga orang besar perba jelai]. bermukim di kampung luit, maran. kuburnya[tok muluk] dan suaminya[tun kudus] dan ayahnya [muhammad sikal] dan abangnya [wali nongsari];ada di kampung luit maran.
inshaallah

No comments: