SOALAN: Ali Imran ayat 181. Apakah maksud ayat sesungguhnya Allah itu miskin, kami kaya.
JAWAPAN GOOGLE AI:
Kali ini sekali lagi AI tiada jawapan setelah beberapa kali ayat ditukar disusun semula. Hanya disenaraikan links yang boleh dirujuk. Maka tidak boleh diteruskan perbincangan dengan AI.
Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah
181. لَّقَدْ سَمِعَ اللهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوٓا۟ إِنَّ اللهَ فَقِيرٌ
(Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: “Sesunguhnya Allah miskin)
Segolongan orang Yahudi mengatakan perkataan ini sebagai bentuk kesombongan mereka karena mereka memiliki kekayaan yang banyak dan kebodohan mereka tentang qadar Allah.
Dan pendapat lain mengatakan mereka mengatakan tersebut karena ingin menunjukkan jika memang yang dikatakan Rasulullah itu benar bahwa Allah meminta pinjaman kepada kami berarti Allah miskin, hal ini mereka katakan untuk memberi keraguan tentang agama Islam.
Ibnu Abbas berkata: orang-orang Yahudi mendatangi Rasulullah ketika Allah menurunkan ayat
(من ذا الذي يقرض الله قرضا حسنا) “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik”. Lalu mereka berkata:
Hai Muhammad apakah Tuhanmu itu miskin sampai meminta hamba-Nya pinjaman?.
Maka Allah menurunkan ayat:
سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا۟
(Kami akan mencatat perkataan mereka itu)
Yakni Kami akan menulisnya dicatatan amal yang ada pada malaikat, kemudian Kami akan menyimpannya lalu membalas atasnya.
---
Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia
2 ). Seorang mutaddabir berkata : suatu ketika aku bersama anak perempuanku yang berusia 7 tahun, seketika kami mendengar seorang qori' membaca satu ayat melaui salah satu siaran radio:
{ لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ } ,
kemudian anak itu bertanya dengan penuh harap akan tahu tentang perkara ini :
"jika saja Allah miskin dan mereka adalah kaya, lalu siapa yang menjadikan mereka kaya raya ?!"
---
Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah
Ayat ini turun untuk orang Yahudi yang bernama Finhash yang berkata kepada Abu Bakar:
“Kami tidak perlu kepada Allah. Bagi Kami Dia itu miskin. Kami tidak akan tunduk kepadaNya sebagaimana Dia merendah kepada Kami. Sesungguhnya Kami adalah orang-orang kaya. Jika saja Dia kaya, maka tidak akan meminta pinjaman kepada kami sebagaimana yang dianggapkan oleh sahabat kalian.”
Hal itu terjadi ketika ayat:
Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. [Surah Al-Baqarah: 245]
RUJUKAN INTERNET: https://tafsirweb.com/1313-surat-ali-imran-ayat-181.html
SUMBER: Surah 3 Ali Imran Ayat 181
PERINGATAN: Ini adalah salah satu contoh maklumat berkaitan.
This is for informational purposes only. AI responses may include mistakes.

No comments:
Post a Comment