KAEDAH KAJIAN DAN SANDARAN TERJEMAHAN AL-QURAN

PERTAMA Epistemologi Islam Bersepadu dengan aplikasikan pendekatan rekonstruktif (Tajdid) dan analisis sosio-historis (Kontekstual) secara dekonstruktif-evaluatif (Kritikal) serta tematik-konseptual (Analitikal) bagi membezakan ayat yang jelas(Muhkam) dan yang samar (Mutashabihah). KEDUA Sandaran utama terjemahan adalah : Terjemahan Pimpinan Ar Rahman JAKIM Malaysia. Terjemahan Indonesia dan Brunei juga diberi perhatian. Serta Tafsir Tarjuman al-Mustafid (Abad ke-17): Karya Syeikh Abdurrauf al-Fansuri al-Singkili dari Aceh yang disunting (tashih) olah Syeikh Ahmad al-Fatani tahun 1884M dan dicetak di Istanbul, Turki. KETIGA. Menjaga hukum syarak yang terikat dengan Asbabun Nuzul, Hadis Sahih, Sunnah Rasulullah dan sahabat yang empat. Kami usahakan tadabbur untuk gali dimensi pemikiran falsafah ilmu dan mukjizat intelektual Al-Quran.

20240614

Pendekatan 107: Nikmat penciptaan dan nikmat penghidupan.

Dua nikmat yang tidak ada sesuatu makhluk yang terlepas dari keduanya yaitu nikmat penciptaan dan nikmat penghidupan. 

Kerana setiap makhluk asalnya tidak ada maka nikmat yang pertama diterimanya ialah nikmat penciptaan oleh Allah yang menjadikan makhluk itu ada / wujud.

Kemudian yang kedua dilanjutkan dengan nikmat penghidupan, yakni dilengkapkan keperluan untuk teruskan hidup, sebab bila tidak lengkap keperluan hidup maka makhluk tidak dapat bertahan dalam penghidupan di dunia.


2 comments:

Anonymous said...

salamun,
kias,


soalan kepada rukun islam pertama;

dimana ayat sepenuhnya dalam al quraan; ucapan dua kalimah syahadah,yang diucapkan berulang-ulang kali oleh kita tu?


inshaallah.

Aksara Misteri said...

Salam,

Katakanlah (wahai Muhammad): “Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya aku adalah Pesuruh Allah kepada kamu semuanya, (di utus oleh Allah) yang menguasai langit dan bumi, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; Yang menghidupkan dan mematikan. Oleh itu, berimanlah kamu kepada Allah dan RasulNya, Nabi yang Ummi yang beriman kepada Allah dan Kalimah-kalimahNya (Kitab-kitabNya); dan ikutilah dia, supaya kamu beroleh hidayah petunjuk”.

InsyaAllah.