puti lindung bulan adalah putri dari puti reno bulan suaminya orang minangkabau suku melayu.
ayah puti lindung bulan difitnah berselingkuh dengan siti badiah istri dari sutan tangkal yang pertama.
tetapi orang tidak tahu kejadian yg sbenarnya.
ayah puti lindung bulan menyelamatkan sutan mangun tuah 5tahun adknya sutan oyong 2, 5tahun ingin dibunuh tuan panitehan dan yan tuan garang. bagi mereka hanya ada 1 sutan mangun tuah yaitu sutan mangun tuah panitehan yg diharapkan menjadi raja suatu hari nanti.
ayah puti lindung bulan dibunuh oleh tuan angek garang musuh berbuyutan sebelumnya ayah puti lindung bulan diracuni pelemah otot dan tulang”, sehingga dgn mudah angek garang membunuh ayah puti lindung bulan.
ibu puti lindung bulan tak lain puti reno bulan ditawan tapi berhasil dibebaskan oleh putranya rambun pamenan dgn tongkat datuk lara capa (harimau putih). puti reno bulan melarikan diri ke jawa kemudian diikuti putrinya puti lindung bulan. jadi istana puti lindung bulan kosong, lalu diambil alih keluarga panitehan.
oleh:
Tuanku Putri Bandari Puti Reno Desma
PENAFIAN: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ Ini koleksi Pengurusan Ilmu peribadi kami untuk pendidikan & pembelajaran, bukan perdebatan. Allah SWT beri ruang bertanya & berbincang. Perlu ada sabar & cerdik supaya tahu, kenal, faham, mengerti dan pasti dengan dalam iman. Inilah dakwah kecil (الدَّعْوَةُ الصَّغِيرَةُ) kami. Moga Allah SWT jauhkan kita dari keburukan, kerugian, kehinaan & kesombongan melalui apa yang dikongsi di sini. آَمِيْن.
KAEDAH KAJIAN DAN SANDARAN TERJEMAHAN AL-QURAN
PERTAMA Kaedah kajian adalah : Peluasan Epistemologi Pemikiran (Tajdid) dan Analisis Sosiohistoris (sejarah kemasyarakatan) dalam meneliti terjemahan Al-Quran Secara Kritis serta Analitis; satu Tugasan Ilmiah bagi Memahami Kelompok Ayat Yang Jelas (Muhkam) dan Yang Samar (Mutashabihah). KEDUA Sandaran utama terjemahan adalah : Terjemahan Pimpinan Ar Rahman JAKIM Malaysia. Terjemahan Indonesia dan Brunei juga diberi perhatian. Serta Tafsir Tarjuman al-Mustafid (Abad ke-17): Karya Syeikh Abdurrauf al-Fansuri al-Singkili dari Aceh yang disunting (tashih) olah Syeikh Ahmad al-Fatani tahun 1884M dan dicetak di Istanbul, Turki.
1 comment:
siapakah puti reno balukih?
Post a Comment